Puisi ni ye!!!

Menjelajah kesunyian langit malam ini// aku ingin menjemputmu// Memperkenalkan bahasa purnama sebagai ikrar sebuah kerinduan berkarat dari ketinggian pilar-pilar kasih angkasa//

Label

Sapi Asli...

Bandung, Jawa barat, Indonesia
Didikan pak Sururi tea.. :)

Cari-cari iiu....

Rabu, 23 Februari 2011

Antara Jalaluddin Rumi dan St Fransiskus





Bismillah...
Hari ni, sapi pengen ngebahas tentang orang-orang yang hebat dari Islam dan Kristen. yang satu adalah Rumi, tokoh sufi terkenal dari Persia, and satu lagi St. Fransiskus dari Assisi. Dua-duanya tu tokoh fav sapi. Mereka orang hebat, dianggap suci, shaleh (tentu menurut masing-masing agama mereka), dan bisa berkomunikasi dengan hewan.

Mereka tu hidup sezaman, kira-kira abad ke 12 masehi. Tapi, lika-liku idup mereka sebelum jadi sufi and santo tu beda bangedh!!!

Jalaluddin Rumi, adalah sufi penyair terbesar pada masanya. Karya"nya sungguh indah, tentang cinta pada Tuhan. Karyanya yang paling terkenal adalah "Matsnawi". Bener dech, Rumi ni orang yang hebat bangedh!!! Kalo mau taw leubii banyak tentang Rumi, silahkan beli buku Kingdom Of Joy
sejarah singkat Rumi,, lahir di Balkh tanggal 6 Rabiul awal th 604 H. Ayahnya, Bahaudin Walad adalah ulama besar pada zamannya. Dari kecil, Rumi uda diajarin macem" ilmu ma ayahnya. Suatu ketika, Rumi kecil bertemu dengan Sufi masyhur yang namanya Fariduddin Attar, pengarang Musyawarah Burung. Oleh Attar, Rumi diramalkan bakal jadi Sufi terkenal.
walaupun uda shaleh dari kecil, tapi Rumi baru jadi sufi beneran pas ketemu ma Syamsudin Tabriz, guru skaligus sahabatnya. Dari Syamsudin itulah Rumi belajar ilmu ketuhanan. Tapi, kedekatannya ma Syamsudin bikin cemburu murid" Rumi. Menurut beberapa sumber, akhirnya Syamsudin Tabriz dibunuh oleh murid" Rumi. Hhhh... Tragis memang...
Ajaran Rumi yang paling sapi suka adalah tentang Cinta kepada Allah...Ajaran yang indah bangedh!!!
Salah satu cuplikan puisi dari Matsnawinya Rumi adalah:

MASNAVI 1:566-71
Plug your low sensual ear, which stuffs like cotton
Your conscience and make deaf your inner ear.
Be without ear, without sense, without thought,
And hearken to the call of God, “Return!”
Our speech and action is the outer journey,
Our inner journey is above the sky.
The body travels on its dusty way;
The spirit walks, like Jesus, on the sea.
Santo Fransiskus Assisi. Just like his name, dia berasal dari Assisi, Italia. Ayahnya bernama Pietro Bernardone, seorang pedagang kain yang kaya raya, dan ibunya bernama Donna Pica. Di masa mudanya, Fransiskus lebih suka bersenang-senang dan menghambur-hamburkan harta ayahnya daripada belajar. Ketika usianya 20 tahun, Fransiskus ikut maju berperang melawan Perugia. Ia tertangkap dan disekap selama satu tahun hingga jatuh sakit. Pada masa itulah ia mendekatkan diri kepada Tuhan. Setelah Fransiskus dibebaskan, ia mendapat suatu mimpi yang aneh. Dalam mimpinya, ia mendengar suara yang berkata, "layanilah majikan dan bukannya pelayan." Setelah itu Fransiskus memutuskan untuk hidup miskin. Ia pergi ke Roma dan menukarkan bajunya yang mahal dengan seorang pengemis, setelah itu seharian ia mengemis. Semua hasilnya dimasukkan Fransiskus ke dalam kotak persembahan untuk orang-orang miskin di Kubur Para Rasul. Ia pulang tanpa uang sama sekali di sakunya. Suatu hari, ketika sedang berdoa di Gereja St. Damiano, Fransiskus mendengar suara Tuhan, "Fransiskus, perbaikilah Gereja-Ku yang hampir roboh". Jadi, Fransiskus pergi untuk melaksanakan perintah Tuhan. Ia menjual setumpuk kain ayahnya yang mahal untuk membeli bahan-bahan guna membangun gereja yang telah tua itu. Pak Bernardone marah sekali! Fransiskus dikurungnya di dalam kamar. Fransiskus, dengan bantuan ibunya, berhasil melarikan diri dan pergi kepada Uskup Guido, yaitu Uskup kota Assisi. Pak Bernardone segera menyusulnya. Ia mengancam jika Fransiskus tidak mau pulang bersamanya, ia tidak akan mengakui Fransiskus sebagai anaknya dan dengan demikian tidak akan memberikan warisan barang sepeser pun kepada Fransiskus. Mendengar itu, Fransiskus malahan melepaskan baju yang menempel di tubuhnya dan mengembalikannya kepada ayahnya. Pada tanggal 3 Oktober 1226, dalam usianya yang ke empatpuluh lima tahun Fransiskus meninggal dengan stigmata (Luka-luka Kristus) di tubuhnya. Santo Fransiskus adalah santo pelindung binatang dan anak-anak. Pestanya dirayakan setiap tanggal 4 Oktober.

1 komentar:

Bhavik Rathod mengatakan...

I'm All Read To Content And Very Nice Article This Article is very Good And Very useful To All Content.

Buku Paling Keren Sedunia Kata Saphie

  • Al-Quran Allah
  • Taman Bunga Di Hati Rasulullah Bayu Kurniarachman
  • Dari Fisika ke Metafisikanya pak Johan
  • Sang Raja Jin Irving Karchmar
  • Kingdom Of Joy Tentang Jalaluddin Rumi
  • Tanbihul Ghafilin Al-Faqih
  • Tetralogi Laskar Pelanginya Andrea Hirata
  • Sang Alkemisnya Paulo Coelho
  • Trilogi The alchemysnya Michael Scoot
  • Ziarahnya Iwan Simatupang

Temand Sapi neh